Home » Uncategorized » Haramkah sistem keraja’an menurut syar’i ? » Haramkah sistem keraja’an menurut syar’i ?

Haramkah sistem keraja’an menurut syar’i ?

Categories

1.  Nabi Daud dan Nabi Sulaiman adalah raja. Nabi Daud mewariskan kerajaannya kpd Nabi Sulaiman.

2.  Jika kerajaan itu haram, tentu ada jejak perkataan Rasulullah saw ttg kerajaan. Padahal model kerajaan itu sdh lama berlangsung. AFAIK, Rasulullah saw tdk mengharamkan kerajaan, juga tdk menyatakan satu model pemerintahan lain yg sah dalam Islam. Kepada para raja, Rasulullah saw mengajak ke Islam dan tdk menyuruhnya turun tahta.

3.  Adakah ulama yg mengharamkan proses penunjukan khilafah dari keturunan pada masa itu? Bahkan Umar bin Abdul ‘Azis adalah bagian dari proses itu. Apakah beliau mengingkari sunnah Rasulullah Sallalohu ‘Alaihi Wasallam ?

4.  Sebenarnya, yg dikehendaki Islam itu model pemerintahan atau kepemimpinan ? IMHO, tdk masalah pemimpin itu ditunjuk atau dipilih rakyat. Yang menjadi sunnah Rasulullah saw adalah kepemimpinan yg adil tidak dzalim, bukan masalah model pemerintahannya. Model pemerintahan itu tergantung kondisi masyarakat, dan bisa berubah.

Jika ada presiden yg menaungi seluruh ummat Islam, maka ia khilafah. Jika ada raja yg menaungi seluruh ummat Islam, maka ia khilafah. Allahu a’lam.

( di ambil dri komentar di wordpress )


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: